Pemilihan Duta Wisata Kangmas-Diajeng Kota Blitar 2008
Mencari Penerus Jejak Puteri Indonesia 2007
Pemilihan Duta Wisata Kangmas-Diajeng Kota Blitar tahun ini tidaklah mudah. Beban berat disandang penyelenggara kegiatan ini, agar dapat mencetak figur-figur Duta Wisata Kota Blitar berprestasi maksimal pada tahun-tahun mendatang.
Tak pelak, hal ini dibayangi dengan fenomena kemenangan Putri Raemawasti sebagai Puteri Indonesia tahun 2007. Kualitas Duta Wisata dari Kota Blitar yang mewakili Provinsi Jawa Timur dan mengantarkannya menjadi Puteri Indonesia membayang-bayangi pelaksanaan kegiatan ini.
Hal ini tidak dibantah oleh Drs. Handoko Suhandrito, Kepala Bidang Pariwisata Dinas Informasi, Komunikasi dan Pariwisata Daerah Kota Blitar. “Beban berat mencetak Putri-putri selanjutnya, yang membuat tugas kami tidaklah mudah.”
Karena itulah, tambah Handoko, seleksi yang dilakukan panitia pelaksana kegiatan ini dilakukan secara ketat. Tidak sekadar memenuhi kuota untuk dikirimkan pada penyelenggaraan lomba-lomba sejenis pada tingkat-tingkat di atasnya.
Kepala Bidang Pariwisata itu menegaskan, pemilihan Kangmas-Diajeng merupakan suatu sajian wisata yang bertujuan memberikan citra seni, kebudayaan dan kepariwisataan. “Jika terpilih, mereka akan bertugas sebagai Duta Wisata Kota Blitar,” jelas dia.
Peran Duta Visi Kota Blitar, lanjut Handoko, merupakan peran lain dari Duta Wisata Kota Blitar terpilih. Sebab, pemilihan Kangmas-Diajeng merupakan sarana pengembangan potensi, bakat, kreativitas, kecerdasan para generasi muda Kota Blitar.
“Mereka yang terpilih merupakan figur-figur yang memiliki dedikasi, disiplin dan tanggung jawab yang tinggi untuk membantu Pemerintah Kota Blitar dalam mendorong pencapaian Visi dan Misi Kota Blitar. Itulah sebabnya mereka juga menjadi Duta Visi Kota Blitar,” ujar dia.
Selain itu, tambah Kepala Bidang Pariwisata, Duta Wisata Kota Blitar juga merupakan inspirator dan motivator bagi generasi muda Kota Blitar di dalam menjalankan peran dan fungsinya di masyarakat. Terlebih dengan diresmikannya Paket Wisata de Blitar Raya.
Handoko melanjutkan, terdapat tiga kriteria utama yang biasa disingkat 3B untuk menjadi Kangmas-Diajeng Kota Blitar. Ketiga kriteria itulah yang juga mengantarkan Putri Raemawasti menjadi Diajeng Kota Blitar 2005 dan Puteri Indonesia 2008.
Kriteria itu di antaranya adalah brain atau kecerdasan; penampilan yang menarik atau beauty; dan berkepribadian atau berperilaku baik behavior). “Dari sinilah, mereka akan teruji sebagai Kangmas-Diajeng Kota Blitar yang dapat mengharumkan nama daerah,” tandasnya.
Grand Final
Handoko menjelaskan, dari sekitar 50 pendaftar di dalam kegiatan tersebut, didapatkan 10 pasang laki-laki dan perempuan yang lolos seleksi dan berhak menjadi finalis Kangmas-Diajeng Kota Blitar 2008.
Sebelum grand final, mereka diwajibkan untuk mengikuti masa karantina selama tiga hari, pada tanggal 24 hingga 26 Maret 2008 lalu. Di sana, para finalis tersebut diberi bekal pengetahuan, termasuk tentang profil Kota Blitar.
Tanggal 26 Maret itu juga, pada malam harinya, grand final Kangmas-Diajeng Kota Blitar digelar di Graha Patria. Di dalam sambutannya, Wali Kota Blitar, Drs. H. Djarot Saiful Hidayat, MS, berharap para Duta Wisata Kota Blitar ini dapat mengikuti jejak Putri Raemawasti.
“Bermula dari ajang ini, Putri Raemawasti dapat menjadi Puteri Indonesia. Kalian harus mampu meniru apa yang telah Putri lakukan untuk mengharumkan nama daerah melalui prestasinya itu. Apalagi kalau Putri mampu menjadi Miss Universe nantinya,” tegas Djarot.
Djarot juga menambahkan, para Duta Wisata Kota Blitar yang terpilih tahun 2008 ini akan membawa beban berat di pundaknya. Sebab, dari mereka, citra Kota Blitar di tingkat regional maupun nasional tercerminkan, seperti yang telah Putri lakukan selama ini.
Pesan ini yang tampaknya menjadi sebuah penekanan sendiri bagi para calon Duta Wisata Kota Blitar. Seolah terpacu dengan pesan itu, para finalis mempertunjukkan kemampuan mereka di hadapan para juri yang berasal dari kalangan profesional di bidangnya.
Dan, akhirnya, terpilihlah Yan Ardhian Darutama serta Purana Pitrasiwi sebagai Kangmas dan Diajeng Kota Blitar tahun 2008. Kemenangan kedua finalis itu menjadi sempurna, karena Wali Kota Blitar sendiri yang menyerahkan hadiah kepada mereka, sembari kembali mengingatkan mereka untuk mengikuti jejak Putri Raemawasti.
Selain Yan Ardhian Darutama dan Purana Pitrasiwi tersebut, terpilih pula Yasa Kurniawanto dan Rara Gita Atmoko sebagai Kangmas dan Diajeng Wakil I; Wirawan Sagung A dan Afwima Rohmahna sebagai Kangmas dan Diajeng Wakil II; Dian Mega Permata dan Nanik Pramastari P sebagai Kangmas dan Diajeng Persahabatan; serta Irvianto Yudho dan Rizki Merita Novel sebagai Kangmas dan Diajeng Favorit.
Rangkaian penyelenggaraan pemilihan Duta Wisata Kangmas-Diajeng Kota Blitar 2008 memang telah usai. Para Duta Wisata mau tidak mau harus siap menanggung beban berat di pundak mereka. Salah satunya, mengikuti jejak Putri Raemawasti. Bisakah mereka?